Selama berabad-abad, pertanian telah memainkan peran penting dalam pengembangan sektor ekonomi dan sosial masyarakat di seluruh dunia. Dari waktu ke waktu, teknik pertanian semakin berkembang p esat untuk meningkat kan produktivitas pertanian sejalan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan pertumbuhan penduduk . Kesadaran masyarakat terhadap pembangunan berkelanjutan juga telah meningkatkan pemanfaatan bahan terbarukan biomassa , baik dalam sistem di lingkungan yang terkendali atau di lingkungan terbuka , untuk menghasilkan bioproduk sebagai pengganti produk berbasis bahan fosil.
Kelompok Ke ahlian Agro-Teknologi dan Teknologi Bioproduk (KK-ATB) me ngkhususkan penelitian dan pengembangan pada:
- sistem produksi biomassa (bioproduksi) sebagai bahan bagi
- sistem konversi biomassa (bio-konversi) secara biologis ( biological conversion ) untuk menghasilkan berbagai bio-produk.
Bioproduk dapat didefinisikan sebagai produk yang dihasilkan d ari sebagian atau keseluruhan komponen biomasa hayati . Bioproduk bisa dik lasifikasikan menjadi 7 F : yaitu Functional food (supplemen makanan atau nutrisi), Food (Pangan), Feed ( Pakan), Fiber (Serat) , Fine Chemical ( Bahan Kimiawi) danFertilizer ( Pupuk) dan Fuels (Bahan bakar nabati).
Dengan latar belakang yang kuat di bidang teknologi pertanian dan rekayasa hayati , KK-ATB memiliki tujuan meningkatkan produktivitas tanaman untuk me menuhi kebutuhan sumber utama bahan pangan dan non pangan . Peningkatan produktivitas tanaman melalui optimal isasi pertumbuhan dan produksi biomassa yang dicapai dengan teknik pertanian akurat ( precision farming ) melalui penerapan sistem pengendalian ( control ) dari nutrisi dan pencahayaan pada media tumbuh yang strukturnya dirancang untuk memungkinkan penerapan sistem otomatisasi .
KK-ATB juga akan mengkaji sistem produksi yang sudah ada untuk memperbaiki lingkungan tumbuh dan meningkatkan siklus biogeokimiawi sehingga tercipta ekosistem yang harmonis yang menyediakan jasa ekosistem secara berkelanjutan. Pengembangan m etode ini terutama ditujukan untuk menciptakan fungsi ganda lahan pertanian yaitu dengan men ingkatkan produktivitas sistim pertanian yang masih rendah saat ini dan sekaligus dapat berfungsi dalam menjaga ekosistem lingkungan masyarakat.
KK ABT melandasi kegiatan penelitian dan pengembangan dengan visi masa depan yaitu pewujudan lingkungan berkelanjutan sebagai prasyarat bagi pewujudan ekonomi dan sosial berkelanjutan. P eningkatkan pemanfatan sumber daya hayati yang ramah lingkungan secara efisien dan efektif menuju ke arah bio-ekonomi yang menawarkan manfaat jasa lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi dan kesehatan secara berkelanjutan.
Untuk menghasilkan beragam jenis bioproduk , KK-ATB akan mendorong pengkajian dan p enerapan konsep biorefinery dalam pengolahan biomassa hasil pertanian sehingga bio- produk bernilai tambah tinggi dari tanaman hasil pertanian dapat diwujudkan dan mineral yang terkandung pada produk samping pengolahan hasil pertanian dapat didaur ulang untuk menjaga keberlanjutan tingkat produktivitas lahan pertanian yang tinggi. Pengolahan biomassa dengan k onsep biorefinery yang terintegrasi dengan pemeliharaan lahan pertanian secara optimal memungkinkan lahan pertanian turut berperan menjaga fungsi ekosistem dengan lebih baik.
No Comments